Minggu, 25 Mei 2014

~ MEMBONGKAR PENGAJARAN MENYIMPANG ELLEN. G WHITE ( Advent Hari Ketujuh )~

~ MEMBONGKAR  PENGAJARAN  MENYIMPANG  ELLEN. G WHITE ( Advent Hari Ketujuh )~
                         By  David Yehuda ( Interdenomination Mission School )

Dalam kitab Injil, empat belas kali Tuhan Yesus memperingatkan murid-murid-Nya untuk waspada terhadap nabi-nabi palsu, pengajar-pengajar yang sesat. Diantaranya dalam Khotbah-Nya di bukit (Mat 7 : 15-23) Tuhan Yesus memperingatkan :
15 Waspadalah terhadap nabi-nabi palsu yang datang kepadamu dengan menyamar seperti domba, tetapi sesungguhnya mereka adalah serigala yang buas.
Bahkan dalam Khotbah-Nya tentang Akhir Zaman, Tuhan Yesus juga mengingatkan kita untuk benar-benar waspada terhadap bahaya penyesatan yang terjadi di hari-hari yang sedang berakhir ini (Mat 24:4-5). Banyak nabi palsu akan muncul dan menyesatkan banyak orang, bahkan mereka akan mengadakan tanda-tanda yang dahsyat dan mujizat-mujizat, sehingga sekiranya mungkin mereka juga menyesatkan orang-orang pilihan juga  (Mat 24:11,24). Tuhan Yesus mengingatkan bahwa tidak semua hamba Tuhan atau pelayan Tuhan itu adalah benar-benar hamba Tuhan yang benar (Mat 7:21-23). Secara lahiriah mereka tampaknya rohani dan benar padahal hatinya penuh dengan kemunafikan dan kedurjanaan (Mat 23:28). Mereka kelihatan sangat berhasil dalam pelayanannya dan banyak orang yang mengikut mereka, mereka menyamar sebagai rasul-rasul Kristus, mereka menyamar sebagai sebagai malaikat Terang (2 Kor 11:13-14). Padahal hati mereka dikuasai hawa nafsu, kebejatan, perzinahan, keserakahan dan kepentingan diri sendiri. Hatinya jauh  dari Tuhan, mereka hanya melakukan sebatas kewajiban agama padahal mereka sendiri tidak hidup dalam kebenaran (Mat 5:20, 15:8-9).
Dalam Mrk 8 : 15 Tuhan Yesus juga memperingatkan para murid-Nya,kata-Nya : “Berjaga-jagalah dan awaslah terhadap ragi orang Farisi dan ragi Herodes” Ragi orang Farisi artinya orang Kristen yang mengesampingkan kebenaran firman Tuhan dan kehendak Allah dengan lebih mengutamakan tradisi keagamaan. Ragi Herodes artinya orang Kristen yang mengikuti pandangan sekularisme, humanisme dan berbalik melawan Kristus.
Mengapa bisa terjadi seperti itu ? Firman Tuhan katakan, bahwa memang semua itu harus terjadi (Mat 24:6), supaya genaplah Firman Tuhan dan supaya ada pemisahan antara gandum dan lalang (Mat 13:24-30).
Bahkan dalam 2 Tim 3:13 dikatakan, bahwa orang jahat dan penipu akan bertambah jahat, mereka menyesatkan dan disesatkan.

Bagaimana caranya kita mengenali guru-guru palsu atau nabi-nabi palsu ?
1.      Perhatikan buahnya. Dalam Mat 7:16,20 Tuhan Yesus berkata : “Dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka….” Buah dalam hal ini adalah buah pertobatan (Mat 3:8) dan buah roh (Gal 5:22-23).
2.      2.       Perhatikan bagaimana mereka hidup : apakah ia memiliki hubungan yang baik dengan Tuhan dan sesama, apakah mereka berdoa dengan tekun, melayani Tuhan dengan tulus dan sungguh-sungguh, apakah mengasihi jiwa-jiwa yang berdosa (Yoh 3:16), membenci kefasikan dan mencintai kebenaran, dan tidak mau kompromi dengan dosa. Kalau mereka masih hidup dalam kepahitan, kebencian, bahkan tidak segan-segan mengutuki sesamanya, mereka bukanlah hamba Kristus ! Kalau mereka masih menonjolkan/meninggikan dirinya sendiri dan mencari puji-pujian dan ingin disanjung oleh manusia atau mencari perkenanan manusia, mereka juga bukanlah hamba Kristus (Mat 23:12, Gal 1:10. Yak 4:10).
3.      Perhatikan motivasi mereka : Pemimpin Kristen, nabi-nabi, pengajar-pengajar dan pengkhotbah  yang sejati akan memiliki komitmen untuk hidup sepenuhnya bagi Kristus sehingga yang ditinggikan / dimuliakan dalam hidup dan pelayanannya adalah hanya Kristus (Flp 1 :20-21 dan bukan dirinya sendiri, nama hamba Tuhannya atau gerejanya), memimpin gerejanya (umat) dan menuntun orang pada pertobatan dan kekudusan (Kis 26:18), menyelamatkan orang-orang yang terhilang (1 Kor 9:19-22) dan memberitakan serta mempertahankan Injil Kristus dan pengajaran yang sehat (Yud 1: 3-4).
4.      Perhatikan buah pelayanannya. Apakah buahnya banyak, baik dan tetap (Mat 7 :16-17, Yoh 15:8, 16).
5.      Perhatikan apakah mereka hidup dalam kasih, mendalami, memahami dan mengalami Firman Tuhan sepenuhnya (2 Yoh 1:6, 9-10). Mereka hidup di dalam firman Tuhan dan firman Tuhan hidup di dalam mereka.
6.      Perhatikan kejujurannya dalam hal uang (1 Tim 3:3). Hidup berpadanan dengan apa yang ada dan tidak membiarkan dirinya menjadi hamba uang (Ibr 13:5). Apalagi terbelenggu ambisi pribadi yang berlebihan, terjerat hutang, dan lebih  mengutamakan hal-hal yang lahiriah daripada yang rohani.
7.      Perhatikan caranya berbicara (apakah seorang yang bercabang lidah atau bukan, 1 Tim 3:8, 2 Tim 2:16-18). Hamba Kristus juga bukanlah hamba yang suka menggerutu dan mengeluh tentang nasibnya, mulutnya tidak mengeluarkan perkataan-perkataan yang sia-sia / membawa perpecahan dan mereka tidak menjilat orang untuk mendapat keuntungan (Yud 1:16).
8.      Perhatikan apakah ia bisa memelihara rahasia iman dalam hati nurani yang suci atau sebaliknya (1 Tim 3:9)
9.      Perhatikan apakah ia sudah teruji dan terbukti pelayanannya tidak bercacat (1 Tim 3:10). Sesuai dengan kebenaran dan membawa damai sejahtera.
10.  Perhatikan gaya hidupnya apakah dapat menahan diri dan dapat dipercaya dalam segala hal (1 Tim 3: 11)
11.  Perhatikan apakah kehidupan pribadi dan / atau rumah tangganya baik-baik (1 Tim 3 : 12)
12.  Perhatikan apakah ia memiliki kesaksian pelayanan yang baik (1 Tim 3:13) dan memuliakan Tuhan.
13.  Hidupnya menyenangkan hati Tuhan (berkenan kepada Tuhan) dan hidup dalam kebenaran  (2 Tim 2:19).Tidak membiarkan dirinya dicemari oleh dunia (Yak 1:27). Tidak mementingkan diri sendiri atau kelompoknya sendiri (Yud 1:12).
14.  Hidup tidak dikuasai hawa nafsu / kedagingan, adil, setia, kasih dan damai serta memiliki hati yang murni di hadapan Tuhan dan nurani yang bersih terhadap sesama (2 Tim 2 : 22)15.
15.   Ramah dan cakap mengajar, sabar dan lemah lembut dapat menuntun orang yang suka melawan pada pertobatan (2 Tim 2:23-25).

~ Ellen G. White (Pendiri Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh), APAKAH  DIA  SEORANG NABI..???
Tulisan ini sengaja dibuat untuk menyingkap misteri yang tersembunyi dari pengajaran Ellen G. White.
Dengan teguh berpegang bahwa TIDAK ADA FIRMAN LAIN SELAIN ALKITAB. Kebenaran yang ada dalam Alkitab sudah final dan tidak perlu ditambahkan lagi seakan-akan apa yang Tuhan wahyukan belum lengkap. Namun beberapa orang Advent tetap berpendapat dengan menggunakan beberapa ayat Alkitab yang sebenarnya lepas dari konteks dan berkata bahwa Nubuatan masih tetap ada dimana artinya Tuhan bisa saja memberikan pewahyuan baru.
Sebenarnya apa yang mereka percayai pada akhirnya sama dengan Gereja Mormon atau Saksi Yehova.Dimana pada awalnya mereka menganggap tulisan pendiri mereka sebagai penerang dalam membaca Alkitab.  Semuanya berkata bahwa tulisan mereka adalah Nubuat. Lalu bagaimana dengan nubuat yang ada di bawah ini.

~ Alasan menulis artikel ini adalah sangat sederhana, yakni dikarenakan mereka adalah aliran yang paling rajin (selain Saksi Yehova) menginjil kepada Orang Kristen dengan alasan bahwa penginjilan bukan hanya membawa orang percaya Yesus tapi juga mengajarkan mereka apa yang benar. Dan bagi orang Advent, apa yang benar adalah apa yang Alkitab dan Ellen G. White katakan. Contohnya: apakah Alkitab pernah melarang orang untuk minum kopi dan teh? Lalu siapa yang melarang kalau bukan Ellen G. White?

~ NUBUATAN ELLEN G. WHITE BERTENTANGAN DENGAN FAKTA
White mengklaim mengenai kejadian-kejadian yang akan terjadi di masa yang akan datang yang disingkapkan kepadanya: “Roh Allah membuka pikiran saya akan kebenaran dari firmanNya, serta beberapa adegan (kejadian) yang ada di masa lalu dan masa depan,  . . .”. The Great Controversy,p. xi. Dia membuat beberapa prediksi selama masa pelayanannya di Gereja Advent-Hari Ketujuh.

*Dan sekarang kita harus berani untuk mengujinya dengan terang kebenaran*
1. Masa depan Yerusalem
White menubuatkan bahwa "Yerusalem kuno tidak akan pernah dibangun lagi". Dalam Early Writingsp. 75, dia berkata, “... saya juga melihat bahwa Kota Tua Yerusalem (Old Jerusalem) tidak akan pernah dibangun kembali...". Yang perlu diingat, ketika White berkata Yerusalem sama sekali bukan Yerusalem dalam arti rohani melainkan Yerusalem dalam arti fisik. 
*Kebenaran: Sejak kelahiran kembali Negara Israel tahun 1948, kita dapat melihat dengan pasti akan pembangunan Yerusalem. Orang Advent sering berkata bahwa apa yang dimaksud White dengan Yerusalem adalah Yerusalem dalam arti rakyat dan paham, tapi kalau kita melihat konteks, yang dimaksud adalah Yerusalem secara fisik.

2. White masih hidup ketika Yesus datang kembali
Dia memprediksi (atau dia menyebutnya dengan bernubuat) bahwa dia masih hidup ketika Yesus datang. "Kemudian kubur-kubur terbuka dan orang mati akan keluar mengenakan pakaian keabadian. ke-144.000 orang itu kemudian akan bersorak "Haleluya!" ... pada saat yang sama kita akan berubah dan terangkat bersama-sama dengan mereka ..." Early Writings, pp. 15-16. 
Perlu kita pahami disini adalah bahwa, White membagi orang dalam dua kelompok ketika Yesus datang. Kelompok pertama adalah kelompok orang yang sudah mati sebelum kedatangan Yesus dan yang kedua adalah kelompok yang masih hidup. Dan White memasukkan dirinya sebagai orang yang masih tetap hidup (perhatikan kata kita akan berubah) ketika Yesus datang.
*Kebenaran: Ellen G. White meninggal di rumahnya dekat St. Helena, California tanggal 16 Juli 1915. Delapan hari kemudian ia dikuburkan berdampingan dengan suaminya James White di Pekuburan Oak Hill, Battle Creek, Michigan. Dan sampai dengan tahun 2010, dan Yesus belum datang juga untuk kedua kalinya.

3. Inggris akan menyerang Amerika Serikat
Tahun 1862, White menubuatkan, “ketika Inggris mendeklarasikan perang (melawan pasukan Utara dalam masa perang saudara), seluruh bangsa akan kepentingannya masing-masing ..." Selanjutnya White kembali mengatakan "Bangsa ini (Amerika Serikat) akan menjadi seperti debu [humbled in to the dust]" Testimonies for the Church, Vol. 1, p. 259.
*Kebenaran: Sejarah perang Amerika jelas sekali menunjukkan bahwa Inggris sama sekali tidak pernah mendeklarasikan perang terhadap Amerika selama masa perang saudara, dan sampai saat ini Amerika Serikat masih eksis dan sama sekali tidak menghamba kepada Inggris ataupun Britania Raya.

4. Perang Saudara di AS merupakan tanda kedatangan Yesus kedua kali
"Saya melihat sebuah marabahaya yang besar yang belum pernah kita lihat sebelumnya. Aku mendengar erangan dan teriakan serta melihat perusahaan-perusahaan besar terlibat pertempuran secara aktif. Aku mendengar dengungan meriam, bentrokan senjata serta pertempuran dengan tangan kosong serta erangan dan doa dari mereka yang sekarat.... Tanda-tanda kedatangan Kristus terlalu nyata untuk diragukan" Testimonies for the Church, Vol. 1,p. 260
*Kebenaran: Sama seperti di atas, ternyata Amerika Serikat justru mengalami pertumbuhan setelah Perang Saudara.

5. Tahun 1850, White menyatakan Yesus akan datang
Beberapa orang percaya bahwa kedatangan Tuhan masih jauh, ... Saya melihat waktu Yesus untuk menempati tempat Maha Kudus hampir selesai Early Writings, p. 58.
Dalam pengelihatannya tanggal 27 Juni 1850, seorang Malaikat berkata bahwa "Waktunya sudah sangat dekat"... Malaikat itu berkata "Bersiap, bersiap, bersiap..." Early Writings, p. 64.
White kemudian melanjutkan lagi pesan yang didapat bahwa waktu Tuhan tinggal dalam hitungan bulan: "Tapi sekarang waktunya sudah hampir tiba, apa yang kita sudah pelajari selama bertahun-tahun, mereka (merujuk kepada orang yang terlambat mengenal kebenaran versi Advent) harus mempelajarinya dalam waktu beberapa bulan". Early Writings, p. 67.

6. Orang Advent yang hidup di tahun 1856 akan tetap hidup dan menyaksikan kedatangan Yesus
Bulan Mei 1856, White mendapatkan sekali lagi sebuah nubuatan yang unik ketika melakukan pertemuan di Battel Creek, Michigan.Dia menyatakan bahwa sebagian dari mereka akan mati dan menjadi "makanan cacing"dan sebagian lagi akan tetap hidup dan menjadi "subjects of the seven last plagues,” sementara yang lain akan  “tinggal di bumi" Testimonies forthe Church, Vol. 1, pp. 131-132

7. Dia melihat Henokh di Planet Yupiter atau Saturnus. 
Tuhan memberikan sebuah penglihatan mengenai dunia lain, Dia memberikan saya sayap dan seorang malaikat membawa saya ke sebuah tempat yang sangat bercahaya dan penuh kemuliaan... Kemudian saya dibawa lagi ke sebuah dunia yang memiliki tujuh bulan. Disana saya melihat Henokh...". Early Writings, pp. 39-40.
James White (suami Ellen G. White) memverifikasi penglihatannya. Dia menulis "Di Konfrensi kita di Topsham, Maine bulan November yang lalu, Ellen mendapatkan penglihatan mengenai karya tangan Tuhan. Dia dibawa ke palnet Yupiter, Saturnus dan sebuah planet lagi.” A Word to the “Little Flock,” p. 22.
*Kebenaran: Gambar satelit menunjukkan bahwa tidak ada tanda-tanda kehidupan di Yupiter ataupun Saturnus.

~ NUBUATAN WHITE BERTENTANGAN DENGAN ALKITAB ~

Bab ini menunjukkan pernyataan dari Ny. White dimana dapat kita lihat pertentangannya dengan Alkitab.Tahun 1905, dia menyatakan bahwa: 
1. "Ada satu mata rantai antara apa yang saya tulis dengan kebenaran tanpa ada satupun yang menyelewengSelected Messages, Bk 3, p. 52.
2. Alkitab harus dibaca sebagai mana adanya. Lebih baik jika mereka (pembaca Alkitab) tidak diberikan penjelasan Alkitab sama sekali daripada memberikan mereka Alkitab yang disalahtafsirkan"The Great Controversy, p. 521.
3. Tuhan tidak pernah bertentangan dengan DiriNya sendiri" Letter 329,1905. Letter to Elder Burden, Namun dalam tulisannya dia melakukan beberapa kesalahan fatal:

1. Menara Babel didirikan sebelum Air Bah
Dalam tulisannya di  Spirit of Prophecy, Vol. 1, p. 266 tahun 1870: Tuhan menetapkan suatu sistem persembahan kurban dengan Adam setelah kejatuhannya, yang ditujukan untuk semua keturunannya. Sistem ini dirusak sebelum Air Bah oleh mereka yang memisahkan diri dengan para pengikut Tuhan yang setia dan terlibat dengan pembangunan Menara Babel". Spiritual Gifts, Vol.3, p. 301, 1864 edition.
           “*Kata Alkitab: Jelas sekali bahwa peristiwa pendirian Menara Babel (Kejadian 11) terjadi sesudah Air Bah (Kejadian 6-9)

2. Tuhan mengirim Malaikat untuk bercakap dengan Kain
"Tuhan mengirimkan seorang malaikat untuk bercakap dengan Kain. Malaikat itu menanyakan kepada Kain mengenai alasan kemarahannya dan memberitahukannya jika saja dia berlaku baik dan mengikuti petunjuk Tuhan, maka Tuhan akan menerima persembahannya".  . . Spiritual Gifts, Vol. 3, pp.48-49.
Kata Alkitab Firman TUHAN kepada Kain: "Mengapa hatimu panas dan mukamu muram?. Apakah mukamu tidak akan berseri, jika engkau berbuat baik? Tetapi jika engkau tidak berbuat baik, dosa sudah mengintip di depan pintu; ia sangat menggoda engkau, tetapi engkau harus berkuasa atasnya." (Kejadian 4:6-7). Jadi yang berkata demikian bukanlah Malaikat melainkan Tuhan sendiri.

3. Kita jangan pernah berkata kalau kita sudah diselamatkan
Dalam Christ’s Object Lessons, p. 155 (1900 edition), Ny. White menyatakan: Setiap orang yang menerima Yesus danberkata dengan yakin, saya diselamatkan, berada dalam bahaya karena mempercayai diri mereka sendiri... Mereka yang menerima Juruselamat, bagaimanapun setelah pertobatannya, jangan pernah berpikiran untuk berkata atau merasa kalau mereka sudah diselamatkan.”Selected Messages,      Vol. 1, p. 314.
Dengan kata lain, bahwa Ellen G. White dan seluruh orang Advent tidak percaya akan kepastian keselamatan yang diberikan Yesus.
           “*Kata Alkitab: Semuanya itu kutuliskan kepada kamu, supaya kamu yang percaya kepada nama Anak Allah, tahu, bahwa kamu memiliki hidup yang kekal. (1 Yoh 5:13). Kisah Rasul 16:31 berkata "Percayalah kepada Tuhan Yesus Kristus dan engkau akan selamat, engkau dan seisi rumahmu." Anda juga bisa melihat dalam Yoh 6:37-47; Efesus 2:1-7; 1 Kor 1:4-9 dan Filipi 1:6.

4. Meterai Allah adalah Sabat
"Tanda atau meterai Allah dinyatakan dalam pemeliharaan Sabat Hari Ketujuh, yang merupakan peringatan akan Penciptaan." Testimonies for the Church, Vol. 8, p. 117
"Sabat yang merupakan hukum keempat adalah meterai dari Allah". The GreatControversy, p. 640.
“Meterai Allah diberikan kepada mereka yang menjaga Hari Sabat Tuhan"  ABible Commentary, p. 980.
          “*Kata Alkitab:Di dalam Dia kamu juga--karena kamu telah mendengar firman kebenaran, yaitu Injil keselamatanmu--di dalam Dia kamu juga, ketika kamu percaya, dimeteraikan dengan Roh Kudus, yang dijanjikan-Nya itu. (Efesus 1:13) Sebab Dia yang telah meneguhkan kami bersama-sama dengan kamu di dalam Kristus, adalah Allah yang telah mengurapi, memeteraikan tanda milik-Nya atas kita dan yang memberikan Roh Kudus di dalam hati kita sebagai jaminan dari semua yang telah disediakan untuk kita. (2 Korintus1:21-22) Dan janganlah kamu mendukakan Roh Kudus Allah, yang telah memeteraikan kamu menjelang hari penyelamatan.(Efesus 4:30).

5. Perjanjian tidak diselesaikan di oleh Kematian Yesus
Sekarang, sementara Imam Besar kita membuat perjanjian untuk kita, kita harus berupaya untuk sempurna dalam Kristus". The Great Controversy, p. 623.
". . . bukannya datang ke bumi ketika berakhirnya perhitungan 2300 hari di tahun 1844 (Yesus pernah dinubuatkan oleh William Miller datang pada tahun itu), Kristus masuk ke Ruang Maha Kudus di Surga untuk menyelesaikan perjanjian (atonement).   The   GreatControversy, p. 422.
       “*Kata Alkitab: Sebab jika demikian Ia harus berulang-ulang menderita sejak dunia ini dijadikan. Tetapi sekarang Ia hanya satu kali saja menyatakan diri-Nya, pada zaman akhir untuk menghapuskan dosa oleh korban-Nya. (Ibrani 9:26, lebih baik baca dari ayat pertama) Tetapi Ia, setelah mempersembahkan hanya satu korban saja karena dosa, Ia duduk untuk selama-lamanya di sebelah kanan Allah (Ibrani  10:12).

~ NUBUATAN DAN TULISAN WHITE YANG TIDAK TERDAPAT DALAM ALKITAB

1. Setan memohon pengampunan di Sorga
"Berulang kali dia (setan) mengajukan permintaan maaf untuk pertobatan dan penebusannya". The Great Controversy,pp. 495-496.
2. Adam diberikan mahkota
"Adam  dimahkotai sebagai raja di Eden".  Seventh-dayAdventist Bible Commentary, Vol. 7a, p. 1082.
3. Ular yang menggoda Hawa memiliki sayap
"Penggoda itu adalah makhluk yang indah dengan sayap; dan ketika terbang melintasi udara, penmpilannya sangat bercahaya menyerupai warna emas mengilap. Dia tidak berjalan ditanah melainkan pergi dari satu tempat ke tempat lain melewati udara dan memakan buah seperti manusia." SpiritualGifts, Vol. 3, pp. 39-40.

4. Tuhan mengadakan sidang untuk menentukan apa yang harus diperbuat
Berita kejatuhan manusia menyebar di seluruh surga -- semua kecapi berhenti. Dan para malaikat melemparkan mahkota mereka dengan penuh kesedihan. . . . Sebuah sidang diadakan untuk memutuskan apa yang harus dilakukan terhadap pasangan yang bersalah ini" Spiritual Gifts,Vol. 3, p. 44.
5. Malaikat berani mati bagi manusia
Seorang malaikat, kata Ny. White, begitu tertarik kepada keselamatan manusia sehingga bisa ditemukan diantara mereka yang mau untuk menyerahkan kemuliaan mereka dan memberikan nyawa mereka bagi manusia terhukum"EarlyWritings, p. 127.
6. Persembahan Habel dilahap oleh sinar dari Sorga
"Sebuah kilatan cahaya dari Surga menghabiskan persembahan Habel". Spiritual Gifts, Vol. 3, p. 48.
7. Malaikat masih berkomunikasi dengan Adam setelah kejatuhannya
"Malaikat masih berkomunikasi dengan Adam setelah kejatuhannya dan memberikan informasi mengenai rencana keselamatan ...". SpiritualGifts, Vol. 3, p. 52.
8. Adam memelihara Sabat
"Sabat diberikan sebelum kejatuhan. Karena Adam dan Hawa tidak mematuhi perintah Tuhan dan memakan buah terlarang, mereka diusir dari Eden namun mereka tetap memeliharan Sabat setelah kejatuhan tersebut." SpiritualGifts, Vol. 3, p. 52.
9. Tuhan memindahkan Eden dan akan mengembalikannya lagi ke bumi
Taman Eden yang sejati, ... dan dengan perlindungannya yang sempurna mengambilnya dari bumi dan akan mengembalikannya lagi. Spiritual Gifts,Vol. 3, p. 55.


*”PERINGATAN ALKITAB. Bukankah Alkitab sudah memberi peringatan bagi kita supaya kita tahu dan bisa membedakan nabi Tuhab ataukah nabi Palsu...
"Aku bersaksi kepada setiap orang yang mendengar perkataan-perkataan nubuat dari kitab ini: "Jika seorang menambahkan sesuatu kepada perkataan-perkataan ini, maka Allah akan menambahkan kepadanya malapetaka-malapetaka yang tertulis di dalam kitab ini. Dan jikalau seorang mengurangkan sesuatu dari perkataan-perkataan dari kitab nubuat ini, maka Allah akan mengambil bagiannya dari pohon kehidupan dan dari kota kudus, seperti yang tertulis di dalam kitab ini." (Wahyu 22:18-19)

“* Mari kita melihat ciri-ciri Nabi Palsu tersebut.
Ciri Khas Nabi Palsu:
“Waspadalah terhadap nabi-nabi palsu yang datang kepadamu dengan menyamar seperti domba, tetapi sesungguhnya mereka adalah serigala yang buas. Dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka. Dapatkah orang memetik buah anggur dari semak duri atau buah ara dari rumput duri? Demikianlah setiap pohon yang baik menghasilkan buah yang baik, sedang pohon yang tidak baik menghasilkan buah yang tidak baik. Tidak mungkin pohon yang baik itu menghasilkan buah yang tidak baik, ataupun pohon yang tidak baik itu menghasilkan buah yang baik. ” (Matius 7:15-18)
~ Dia (mereka) hanya menginginkan sesuatu yang dapat dinikmati dari umat atau jemaat (seperti serigala yang ingin menikmati daging kambing).
~ Dia (mereka) tidak memberikan pengajaran maupun contoh kehidupan  yang sifatnya membangun atau mensejahterakan kehidupan rohani umat atau jemaat (pohon tanpa buah yang baik untuk dinikmati)
Banyak nabi palsu akan muncul dan menyesatkan banyak orang. Dan karena makin bertambahnya kedurhakaan, maka kasih kebanyakan orang akan menjadi dingin.” (Mat 24:11-12)
~ Dia (mereka) memberi pengajaran yang menyesatkan umat atau jemaat, yang berdampak tumbuhnya kedurhakaan umat atau jemaat sebagai akibat mentaati ajaran “nabi” tersebut, entahkah itu berupa tindakan “violence” , kekerasan, kebengisan, yang justru terjadi karena ketaatan pada ajaran palsu tersebut. Di bawah kondisi ini, orang-orang tidak lagi mempunyai kasih kepada sesama, oleh karena kasih itu telah menjadi dingin oleh sebab “racun” dari pengajaran sesat (wahyu palsu) sang Nabi Palsu
Sebab Mesias-mesias palsu dan nabi-nabi palsu akan muncul dan mereka akan mengadakan tanda-tanda yang dahsyat dan mujizat-mujizat, sehingga sekiranya mungkin, mereka menyesatkan orang-orang pilihan juga. (Mat 24:24)
~ Dia (mereka) mungkin saja dapat melakukan “mujizat” yaitu sesuatu kejadian supranatural tertentu tetapi yang jelas bukan dilakukan oleh Roh Kudus.  Mujizat palsu inilah yang dalam taraf tertentu membuat umat atau jemaat menyangka bahwa dia (mereka) merupakan nabi Tuhan sehingga diikuti. Bahkan orang-orang pilihan ada juga yang dapat disesatkannya.
Sebagaimana nabi-nabi palsu dahulu tampil di tengah-tengah umat Allah, demikian pula di antara kamu akan ada guru-guru palsu. Mereka akan memasukkan pengajaranpengajaran sesat yang membinasakan, bahkan mereka akan menyangkal Penguasa yang telah menebus mereka dan dengan jalan demikian segera mendatangkan kebinasaan atas diri mereka.  Banyak orang akan mengikuti cara hidup mereka yang dikuasai hawa nafsu, dan karena mereka Jalan Kebenaran akan dihujat. Dan karena serakahnya guru-guru palsu itu akan berusaha mencari untung dari kamu dengan ceritera-ceritera isapan jempol mereka. Tetapi untuk perbuatan mereka itu hukuman telah lama tersedia dan kebinasaan tidak akan tertunda. (2 Ptr 2:1-3)
Menyangkali penebusan Yesus Kristus.
~ Hidup dalam hawa nafsu.
~ Oleh pengajaran sesatnya, umat (jemaat) akan menghujat (menghina) Jalan Kebenaran.


Catatan : Nabi Palsu mungkin saja bisa berasal dari kalangan Kristen sendiri, maupun di luar Kristen, oleh sebab itu berhati-hatilah dan jangan sampai terombang ambing oleh berbagai angin pengajaran.

Senin, 12 Mei 2014

~ JANGAN BERZINAH DAN CABUL ( Pandangan Alkitab terhadap Perzinahan dan Percabulan ) ~ *By David Yehuda ( Interdenomination Mission School )*

~ JANGAN BERZINAH DAN CABUL  ( Pandangan Alkitab terhadap Perzinahan dan Percabulan ) ~
                                *By David Yehuda ( Interdenomination Mission School )*

Apakah anda pernah melakukan perzinahan? Atau melakukan hubungan seks diluar pasangan sah anda? Jika tidak pernah selamat buat anda, dan saran saya jangan pernah melakukannya atau sekedar coba-coba..bahaya..!!!
Namun sebenarnya tanpa disadari banyak laki-laki dan perempuan telah melakukan perzinahan dengan orang lain secara diam-diam dan terselubung. Hubungan perzinahan ini sangat rahasia, karena sangat rahasianya tidak ada orang yang tahu kecuali dia dan Tuhan. Perzinahan seperti apakah itu?

Pada umumnya menurut pendapat orang-orang, disebut berzinah bila terlibat langsung dalam kontak fisik dengan wanita dan laki-laki yang bukan pasangannya. Namun bagaimana dengan perzinahan pikiran atau hati? Perzinahan pikiran atau hati memang tidak melibatkan fisik secara langsung, namun melibatkan pikiran untuk berimajinasi atau membayangkan hubungan seks dengan wanita atau laki-laki lain.
Jika sebelumnya perzinahan itu di pahami hanya sebatas telah terjadi kotak fisik dengan yang bukan pasangan sahnya, maka Yesus membuat dosa perzinahan semakin terang benderang.

Apa kata Firman Tuhan..?:
Mat 5:28 Tetapi sekarang Aku berkata kepadamu: barangsiapa memandang seorang wanita dengan nafsu berahi, orang itu sudah berzinah dengan wanita itu di dalam hatinya. (Terjemahan sehari-hari)
Mat 5:28 Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang memandang perempuan serta menginginkannya, sudah berzinah dengan dia di dalam hatinya. (Terjemahan Baru)

Ayat diatas mengatakan berdosa atau telah berzinah bila memandang wanita dengan nafsu birahi, atau memandang dan menginginkan. Bilamana seorang memandang laki-laki atau perempuan lalu timbul hawa nafsu syahwat atau birahi, sudah pasti orang itu telah berpikiran jorok dalam pikirannya.
Yesus tahu bahwa sepanjang sejarah manusia, kaum laki-laki telah menjadi superior atas para wanita, dan laki-laki telah menjadikan kaum perempuan menjadi objek seks demi kesenangan laki-laki semata. Itulah sebabnya mengapa kaum wanita banyak menjadi korban poligami para laki-laki, korban pelampiasan seks, pemerkosaan, bahkan dijadikan budak seks.
Itu sebabnya ayat ini pertama sekali di tujukan kepada kaum laki-laki..karena pikiran laki-laki sangat sensitif bila melihat wanita.

Lalu bagaimana kalau kita memandang hanya sebatas mengagumi seorang perempuan? Bila hanya sebatas memandang dan mengagumi kecantikan, kecerdasan, kerajinan, kebaikan sang perempuan tidak menjadi masalah. Karena memang perempuan di jadikan Tuhan sebagai mahkluk yang indah.
Namun apakah laki-laki bisa memandang seorang wanita tanpa pikiran ngeres? Siapa yang bisa mengerti apa yang sedang dipikirkan para laki-laki bila melihat wanita cantik, apalagi bila wanita itu berpakaian seksi? Hanya pria itu sendiri yang tahu..
Sebenarnya kebenaran yang penting dari semua itu adalah, bagaimana menjaga hati dan pikiran tetap suci. Inilah tugas dan tanggung jawab kita sebagai laki-laki dan perempuan,
Yesus mengatakan, “Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah.” Matius 5:8

Sekarang bagaimana caranya menjaga hati dan pikiran dari perzinahan pikiran?
Pertama.
Menyadari dan insyaf bahwa Yesus telah mati untuk dosa-dosa kita, termasuk dosa perzinahan pikiran. Bawalah pikiran kita kepada Yesus yang mengasihi kita. Mengasihi Tuhan dengan segenap hati, pikiran kita dan mengasihi sesama manusia.
Kedua.
Bila perzinahan pikiran atau perzinahan fisik sudah terjadi, Yesus memerintahkan kita untuk segera memotong bagian tubuh yang telah membuat anda berdosa.
“Maka jika matamu yang kanan menyesatkan engkau, cungkillah dan buanglah itu, karena lebih baik bagimu jika satu dari anggota tubuhmu binasa, dari pada tubuhmu dengan utuh dicampakkan ke dalam neraka.” (Matius 5:29)
Sabda Yesus ini bukanlah dalam arti harafiah. Jadi kita tidak perlu memotong leher kita bila pikiran kita sudah jorok. Maksud Yesus disana adalah ‘Ambillah tindakan drastis untuk membuang apapun yang secara alamiah akan mencobai dan membawa kita ke dalam perbuatan dosa.’
Ketiga.
Melatih pikiran kita untuk memikirkan hal-hal yang suci, manis, mulia, seperti yang di nasehatkan oleh Filipi 4:8, “Jadi akhirnya, saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu.”
Keempat.
Menjadikan Firman Tuhan sebagai budaya hidup dan pedoman dalam berpikir dan bertingkah laku. Ibrani mengatakan, “Sebab firman Allah hidup dan kuat dan lebih tajam dari pada pedang bermata dua manapun; ia menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh, sendi-sendi dan sumsum; ia sanggup membedakan pertimbangan dan pikiran hati kita. “
Dengan demikian tidak ada lagi porno pikiran dan porno aksi, karena kita bisa belajar menyerahkan segenap pikiran kita kepada Tuhan Yesus yang telah mati untuk kita, maka pikiran kita akan suci dan hati nurani kita akan murni sebagaimana Titus 1:15 menasehatkan, “Bagi orang suci semuanya suci; tetapi bagi orang najis dan bagi orang tidak beriman suatupun tidak ada yang suci, karena baik akal maupun suara hati mereka najis.”
Akhirnya kita akan sanggup berdoa seperti Raja Daud berdoa, “Selidikilah aku, ya Allah, dan kenallah hatiku, ujilah aku dan kenallah pikiran-pikiranku; “Psa 139:23,“Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah.” Matius 5:8


Perbedaan Perzinahan dan Percabulan
Hubungan seksual antara orang yang sudah menikah dengan seorang yang bukan pasangannya adalah perzinahan. Sepuluh Perintah berisi larangan perzinahan: “Jangan berzinah” (Keluaran 20:14). Alasannya sederhana: Pernikahan adalah fondasi masyarakat, dan dengan itu datang tanggung jawab membesarkan anak. Sex bebas di luar pernikahan tidak hanya membahayakan pernikahan tapi juga menghancurkan perasaan anak-anak di dalam pernikahan, dan mengaburkan garis hubungan warisan dan keluarga, klan dan suku.
Percabulan adalah hubungan sex di antara dua orang yang belum menikah. Rasul Paulus mengatakan ini adalah dosa terhadap tubuh. Paulus memerintahkan orang Kristen untuk lari dari percabulan sebagai dosa yang melawan Tuhan dan menentang diri sendiri, karena tubuh orang percaya adalah bait Roh Kudus (lihat 1 Korintus 6:18-19). Paulus mengatakan bahwa jika seorang percaya mengikatkan diri dan menjadi satu tubuh dengan seorang pelacur (atau seseorang yang tidak bermoral), maka ia pun menyatukan Yesus Kristus dengan orang itu (lihat 1 Korintus 6:15-16).
Hal ini sangat penting untuk dipahami bahwa pelaku baik percabulan maupun perzinahan tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga (lihat 1 Korintus 6:9-10). Dalam dunia saat ini, istilah percabulan jarang digunakan karena tindakan tidak bermoral antara dua orang yang belum menikah semakin diterima sebagai gaya hidup. Namun amoralitas ini, selazim apapun dalam pemikiran banyak orang, adalah dosa yang dapat membuat jutaan orang keluar dari sorga, kecuali mereka bertobat.
Iman dan Perzinahan
1 Korintus 6:12-20
Iman dan kekudusan harus berjalan bersama - sama, kalau kita berkata bahwa diri kita beriman maka kita harusnya hidup kudus dan untuk hidup kudus kita harus memiliki iman. Tanpa iman kita tidak bisa hidup kudus, sehingga salah satu musuh iman adalah perzinahan. Alkitab mencatat bahwa : orang yang paling pintar, orang yang paling kuat, orang yang paling dekat dengan Tuhan, jatuhnya dalam perzinahan.
Dalam iman sebenarnya yang dibutuhkan adalah kuat, berhikmat dan dekat dengan Tuhan. Dan jika kita telah memiliki ketiga hal tersebut sepertinya semuanya sudah beres. Tetapi kenyataannya justru orang yang kuat, berhikmat, dan dekat dengan Tuhan jatuhnya karena perzinahan. Simson, seseorang yang kuat, jatuhnya karena perzinahan. Padahal alkitab mencatat Simson tidak mempan terhadap serangan orang - orang Filistin.
Salomo, orang yang paling berhikmat, karena sangat berhikmat dia menjadi orang yang paling kaya, tetapi jatuh juga karena perzinahan. Daud, seseorang yang dekat dengan Tuhan, bahkan dalam Kisah Rasul dikatakan bahwa Daud itu seorang yang berkenan di hati Tuhan, tetapi jatuhnya karena perzinahan. Berarti tidak ada seorangpun yang kebal terhadap perzinahan, tetapi orang yang menjauhkan diri dari perzinahan, Tuhan mampu lakukan perkara besar. Contohnya Yusuf. Jadi tidak semua orang jatuhnya dari perzinahan.
Perzinahan selalu ada karena :
a. Niat
Yusuf walaupun ada kesempatan tetapi dia tidak ada niat sehingga ketika istri Potifar menggodanya, Yusuf tidak menanggapinya.
b. Kesempatan
Walaupun mula - mula tidak ada niat tetapi jika ada kesempatan seringkali orang bisa jatuh kedalam perzinahan. Perzinahan adalah kejatuhan yang paling memurahkan nilai kekristenan. Oleh karena itu jaga hidup kita terhadap perzinahan, ingat tubuh kita sudah dibeli dengan harga yang mahal.
Alkitab tidak mencatat, muliakan Tuhan dengan nyanyianmu tetapi muliakan Tuhan dengan tubuhmu. Apa artinya nyanyian dan kotbah yang bagus jika tubuh kita kotor? Apa artinya pemain musik yang heat kalau tubuh kita kotor? Apa artinya dana yang banyak yang sudah kita berikan kepada gereja kalau tubuh kita kotor? Persembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang berkenan kepada Tuhan. Muliakan Tuhan dengan tubuhmu.
Hidup Kristen tidaklah sukar tetapi yang menjadikannya sukar karena kita selalu mencoba yang dilarang.
Hal - hal tentang perzinahan :
1. Perzinahan adalah roh yang memperhamba dan mengikat (ayat 12-13)
Perzinahan itu seperti macan tidur, kalau tidak diberi kesempatan maka tidak akan mengganggu.
2. Perzinahan menghancurkan kemuliaan tubuh yang adalah bait Roh Kudus (ayat 14-15)
orang yang berzinah tidak akan mengalami kebangkitan karena tubuh kita adalah bait Roh Kudus. orang yang berzinah akan direndahkan. Kemuliaan terjadi jika kita hidup dalam komitmen kebenaran. Yusuf dihormati karena orang tahu kualitas hidupnya.
3. Perzinahan adalah buah dari langkah - langkah bodoh (ayat 16-17)
Perzinahan tidak akan terjadi dengan tiba - tiba tetapi perzinahan adalah buah. Jauhkan dari bacaan dan tontonan - tontonan cabul, kita harus tegas. Kadangkala kita tidak menyadari langkah - langkah bodoh kita dan ketika menghasilkan buah akan menjerat dan sulit untuk dilepaskan.
4. Perzinahan dapat dihindari dan dijauhkan (ayat 18, I Petrus 5:8-9)
Kita dapat menjahui perzinahan, jangan sampai kita terbuai. Alkitab katakanlah jauhilah nafsu orang muda. Percabulan jangan kita hadapi tetapi harus kita jahui. Hindari dan jauhi tontonan - tontonan cabul karena itu akan membawa kita kedalam perzinahan.
5. Perzinahan memalukan Tuhan (ayat 19-20)
Kalau kita hidup berzinah maka kita mempermalukan nama Tuhan, tetapi kalau kita hidup dalam kekudusan, orang akan kagum melihat kita dan nama Tuhan dipermuliakan karena Kristus hidup didalam kita.

Bahaya Perzinahan dan Percabulan

Perbuatan-perbuatan mereka tidak mengizinkan mereka berbalik kepada Allah mereka, sebab roh perzinahan ada di antara mereka, dan mereka tidak mengenal TUHAN. Hosea 5:4
Ayat ini mempunyai arti profetik karena inilah yang sedang merajalela di akhir jaman ini, yakni roh perzinahan (spirit of prostitution). Dalam Perjanjian Baru ada dua kata yg dipakai utk menyatakan hal ini. Pertama “moicheia” yg diterjemahkan perzinahan dan yg lebih luas lagi artinya porneia” yg diterjemahkan percabulan yg di dalamnya juga termasuk perzinahan. Dari kata “porneia” ini muncul kata porno, pornografi, pornoaksi dsb.
Di dalam Why 17 & 18 digambarkan sebagai Babel Besar yang dipenuhi dengan berbagai roh najis, roh percabulan. Jadi hal ini sudah dinubuatkan dalam Alkitab, bahwa dunia akan dilanda dengan percabulan dan perzinahan yang semakin menjadi-jadi sampai puncaknya untuk kemudian dihancurkan pada saat kedatangan Yesus kedua kali. Sebab itu jangan sampai kita terlibat di dalamnya!

Amsal juga banyak mengingatkan kita tentang hal ini di antaranya yaitu Amsal pasal tujuh yang berbicara khusus tentang percabulan. Ada dua tokoh di pasal ini yaitu wanita jalang dan teruna yang jatuh. Mari kita lihat keadaan mereka masing-masing.

Karakter “wanita jalang”
1. Tidak tahu malu (7:13, 9:13)
Percabulan adalah sesuatu yang memalukan namun tidak demikian dengan wanita ini. Hal yang seharusnya ditutupi, malah diexpose dengan tanpa rasa malu!
2. Licik dan tidak setia (7:10, 19)
Wanita ini memiliki hati yang licik, penipu dan tidak tulus. Sebab itu jangan pernah berkhayal! Seolah-olah “orang itu” akan lebih baik dari istri/suami anda yang sah! Itu omong kosong! Seorang wanita/pria baik-baik tidak akan merebut istri/suami orang. Kalau ia berani tidak setia dengan yang sah, apalagi dengan yang tidak sah.
3. Jalan-jalannya sesat (7:25, 5:6)
Jalan berbicara tentang perilaku. Dengan demikian maka semua perilakunya sesat, tidak ada yang benar. Lihat mereka yg terlibat dengan wanita ini, yang tadinya tulus jujur, sekarang jadi pintar berbohong dan yang lebih celaka lagi ia bahkan tidak sadar kalau dirinya sudah sesat!

Keadaan orang yang jatuh dalam percabulan/perzinahan
1. Bodoh (7:7)
Alkitab berkata bahwa orang yg terlibat di dalam percabulan dan perzinahan adalah orang yg bodoh. Tidak ada orang yg mau menghancurkan hasil karyanya, hasil jerih lelahnya sendiri namun itulah keadaan orang yg jatuh ke dalam percabulan! (Ams.14:1)
2. Merusak diri (5:9-11)
Perbuatan itu adalah perbuatan yang menghambur-hamburkan atau menyia-nyiakan. Semua yang dimiliki dihabiskan untuk hal yang sia-sia. Ketika sadar, sudah kehilangan banyak hal, kesehatan, harta, rumah tangga, dan bahkan bisa-bisa…keselamatan!
3. Di jalan yang menuju kematian (7:22, 27)
Jalan kehidupan orang bijak menuju ke atas, tetapi jalan kematian menurun. Orang yang jatuh dalam percabulan dan perzinahan diibaratkan seperti orang yang digelandang untuk dihukum mati. Ia bersenang-senang tapi tidak tahu bahwa sebentar lagi ia akan mati!

Dan apa akhir dari percabulan? Neraka yang kekal! (I Kor.6:9,10; Why.21:8)
Sebab itu bertobatlah selama masih ada kesempatan, jangan seperti Ananias dan Safira yang tidak memiliki kesempatan lagi untuk bertobat!

Cara Menangkal Perzinahan dan Percabulan
1. Menyadari siapa (tubuh) kita ini. I Kor. 6:19,20
Kita harus mengerti bahwa diri (tubuh) kita ini bukan milik kita sendiri, melainkan milik Kristus. Dia yang berhak atas tubuh kita ini. Dan tubuh kita adalah rumahNya! 

2. Menyangkal keinginan tubuh (daging). I Kor. 9:27
Orang Kristen tidak bisa lepas dari penyangkalan diri. Inilah yg dimaksud dengan “memikul salib”. Daging ini tidak bisa dituruti, harus disangkal! Kita harus bisa berkata “tidak” kepada daging! Dan ini perlu latihan. Seperti seorang petinju yang digembleng dengan keras!

3. Mengerti kehendak Allah terhadap tubuh kita. Roma 12:1
Tuhan punya kehendak terhadap tubuh kita yaitu untuk memuliakan Dia. Tubuh adalah untuk Tuhan bukan untuk percabulan (1Kor. 6:13), sebab itu mari kita jaga tubuh kita sehingga menjadi persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepadaNya.

Di dalam Wahyu dikatakan bahwa Tuhan sudah menyiapkan anggur berisi murka Allah. Namun sebelum menuangkannya, Tuhan mau yakin tidak ada anak Tuhan di sana (Why. 18:4). Seperti malaikat yang menarik Lot keluar dari Sodom dan Gomora, Tuhan juga sedang menarik umatNya keluar! Sebab itu ayo keluar, jangan berkubang di dalamnya dan hiduplah dalam kekudusan seperti yang Tuhan kehendaki!

Tuhan Yesus memberkati.